Fiqih Haid

Posted on Updated on


A. TA’RIF HAID

Ø Menurut bahasa, haid berarti As Saylan / mengalir, aliran

Ø Menurut istilah / pengertian syar’i adalah

“ Darah yang keluar dari rahim wanita dalam kondisi yang sehat bukan karena kelainan atau melahirkan”
Dan juga tercantum dalam Al Qur’an Surat Al Baqarah ayat 222

B. WAKTU HAID
Haid untuk pertama kali bagi seorang wanita adalah secara umum lebih kurang pada usia ke-9 tahun qomariyah. Dan tidak menutup kemungkinan bagi wanita tertentu haid pertamanya kurang atau lebih dari usia 9 ( sembilan ) tahun.
Sedangkan untuk masa akhir haid adalah hingga pada usia Ya’s / non produktif.

C. CIRI – CIRI DARAH HAID
1. Berwarna hitam,

Diriwayatkat oleh Fatimah binti Abi Hubaisy, Ketika sedang Haid Rosulullah berkata padanya

“Jika darah haid, maka berwarna hitam seperti yang dikenali (oleh para wanita). Jika demikian adanya maka tangguhkanlah sholat dan jika warnanya lain maka berwudhu dan sholatlah”

2. Berwarna merah , karena warna itu adalah warna asli darah

3. Shufroh / berwarna kekuning – kuningan
4. Al Kadroh yaitu warna pertengahan antara putih dan hitam, seperti kotor / keruh.

D. MASA HAID

1. Sehari semalam menurut Imam syafi’I dan Hanbali ini merupakan batas minimal

2. 6 – 7 hari menurut Imam Abu Hanifah

3. 15 (lima belas) hari, merupakan masa terpanjang menurut Jumhur Ulama. Sehingga jika darah masih keluar pada hari yang ke-16 maka itu dianggap darah penyakit / Istihadah yang ada hukumnya tersendiri.

4. Tanpa batas waktu , artinya bisa terjadi hanya setetes saja . Ini menurut Imam Malik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s