Malam Ahad itu….

Posted on Updated on


Suatu ketika, seperti apa yang biasa saya lakukan setiap hari, yaitu mengirimkan sms ke teman-teman yang saya kenal. Yang isi dari sms itu adalah tidak lebih dari tausyiah.
Suatu hari pada hari sabtu, saat sore hari saya mengirimkan sms ke beberapa teman. Namun status sms yang saya kirim adalah Failed alias tak terkirim. Nah akhirnya karena merasa gagal, saya kirim lagi sms ke nomor yang sama dengan isi sms yang sama, ternyata tetap gagal juga. Saya coba dengan isi sms yang lain dan saya kirim lagi pada daftar nomor yang ada, namun nihil juga. Akhirnya
usai perjuangan saya tanpa hasil pada sore hari itu.
Pada hari ahad ada pesan dari seorang teman
, yang dari nadanya merasa sedikit kesal karena adanya sms dari saya yang datangnya pada malam hari bahkan pada tengah malam yang mengganggu istirahatnya. Tahu nggaak, merasa bersalah banget jadinya. Akhirnya saya kirimkan beberapa sms kepada teman-teman saya untuk minta maaf yang pada malam harinya menjadi “korban” saya karena kesalahan itu. Ternyata oleh salah satu layanan telepon yang saya pakai, sms saya yang statusnya failed tersebut tetap dikirim juga. al hasil sms itu jumlahnya banyak dan ironisnya lagi terkirim ditengah malam. Tapi tak apa apalah sekedar pengalaman yang berharga.

Dari kejadian yang menimpa saya ada beberapa ibroh yang dapat saya petik.

1. Jangan terlalu sering memberikan sms meski itu tausyiah karena bisa menbuat orang jadi bosan. Ya kalau orangya mau ikhlas berlapang dada dengan sms kita, kalau misalnya tidak. Bisa dapat komplain kita dari sana sini. Selain itu berkesan kita menggurui, ini jelas tidak baik untuk cara dakwah.

2. Usahakan melakukan sms pada pagi atau siang hari, misalnya saat waktu sholat dhuhur atau ashar. Disaat orang sedang santai, sehingga kemungkinan sms kita dibaca oleh mereka. Tapi ingat cukup sekali dalam sehari.

3. Berlapang dada lah jika ternyata mendapatkan komplain dari orang yang pernah kita kirimi sms. Jangan sungkan untuk meminta maaf atas kesalahan yang kita lakukan.

Kesimpulannya

Memang jalan dakwah itu penuh dengan rintangan, dan apa yang saya alami inipun belum seberapa. Namun yang jelas tujuan yang baik harus kita capai dengan cara yang benar dan baik pula.

Semoga kita bisa tetap istiqomah di jalan dakwah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s