Cara Rasul Menjaga Kesehatan

Posted on


Kita sebagai umat muslim sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk beribadah kepada Allah SWT. Meskipun sedang dilanda sakit, kita tetap harus beribadah kepada Allah SWT, karena sesungguhnya Allah SWT telah memberikan jalan yang mudah bagi kita untuk beribadah kepada-Nya.

Namun, tentu saja bagi manusia, jika keadaan kita sedang tidak sehat/sakit maka akan terdapat hambatan untuk beribadah kepada-Nya. Oleh karena itu, kita harus bisa menjaga kesehatan dengan menerapkan pola yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW yang merupakan teladan terbaik, manusia paling sempurna ciptaan Allah SWT.

Kita harus mengikuti Rasulullah dalam melakukan segala hal, dan dalam menyikapi segala hal, dan juga dalam pola menjaga kesehatan, Rasulullah telah mencontohkan beberapa kebiasaan positif yang membuat rasul selalu tampil fit dan jarang sakit, yaitu:

1. Memakan makanan yg halal dan baik (halalan thayyiban)

2. Makan sebelum lapar dan tidak berlebihan dalam makan

Gaya hidup yang dijalani oleh Rasulullah yang terakhir ini merupakan teladan bagi umat zaman sekarang bukan hanya untuk umat muslim tapi untuk seluruh umat di dunia. Salah satunya adalah Rasulullah makan sebelum lapar dan tidak berlebihan dalam makan. Hal itu terbukti menyehatkan secara ilmiah.

3. Fokus ketika makan, tidak tergesa-gesa

4. Rajin puasa

Menurut sebuah penelitian berpuasa adalah sebuah metode ampuh untuk menahan diri. Ini merupakan sebuah cara sehat yang belum diketahui orang-orang zaman sekarang. Bahkan terkadang, kita sebagai umat muslim belum mengetahui khasiat dari berpuasa itu sendiri.

5. Duduk ketika hendak minum

Ketika merasa haus, Rasulullah biasa meminum air dengan duduk terlebih dahulu. Cara ini juga terbukti menyehatkan secara ilmiah di mana ketika kita meminum air dengan posisi masih berdiri, maka akan ada katup yang belum siap menerima tekanan air dan ketika duduk katup itu terbuka dan siap menerima air.

6. Makan dengan tangan kanan

Makan dengan tangan kanan bukan hanya sekedar tradisi tetapi juga menurut sebuah penelitian ini juga salah satu gaya hidup yang sehat. Ketika makan menggunakan tangan kanan maka yang aktif adalah otak kiri dimana sifat otak kiri ini selalu teratur, dan berpikir.

Sedangkan ketika makan menggunakan tangan kiri maka yang aktif adalah otak kanan yang memiliki sifat imajinasi dan acak. Jadi makan dengan tangan kiri dianggap kurang cocok menurut sebuah penelitian.

7. Cepat tidur dan cepat bangun.

Jika sudah waktunya tidur, maka Rasulullah SAW akan cepat tidur. Tidur yang tepat di malam hari kira-kira adalah seusai istirahat setelah shalat Isya, paling telat pada pukul 21.30. Kemudian kira-kira pukul 03.00 sudah bangun di pertiga malam untuk shalat tahajjud/shalat malam. Dengan demikian waktu yang digunakan untuk tidur adalah kurang dari delapan jam.

Dalam konteks ini, penggunaan waktu 24 jam dalam satu hari satu malam, adalah sepertiga untuk bekerja, sepertiga untuk beribadah kepada Allah, dan sepertiga lagi adalah untuk tidur yang cukup. Tentu saja, perbandingan ini tidaklah kaku, melainkan dalam pengertian dalam keseimbangan.

Semoga kita sebagai pengikut

Nabi Muhammad SAW yang merupakan Rasul Allah, dapat mencontoh beliau dalam kehidupan sehari-hari kita, dan semoga kita dapat menjaga kesehatan agar dapat beribadah dengan lancar kepada Allah SWT. Wallahu a’lam Bishshawab.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s