KISAH NYATA: SAHAL BIN ABDULLAH AT TUSTARI

Posted on


Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ..

Hidayah bisa datang kapan saja dan melalui berbagai cara. Terkadang seseorang tidak tersentuh dengan dakwah yang berbentuk ceramah, tetapi saat menyadari kemuliaan akhlak sang dai, hatinya pun luluh. Hidayah menyirami jiwanya dan syahadat pun diikrarkannya.

 Seperti yang dialami oleh tetangga Sahal bin Abdullah At Tustari. Tetangga yang beragama majusi ini hidup sekian lama di lantai dua, di atas rumah Sahal. Tetapi ia tidak pernah menyadari bahwa WC nya bocor dan menetes di rumah Sahal.

 Setiap hari, Sahal meletakkan ember besar untuk menampung kotoran yang menetes dari WC tetangganya ini. Ketika malam tiba, Sahal membuangnya. Ia memilih waktu malam agar orang lain tak melihatnya, agar tetangganya tidak menjadi malu karenanya.

 Hingga suatu hari di tahun 283 hijriyah, Sahal jatuh sakit. Kebetulan saat itu orang majusi tersebut bertamu ke rumahnya. Ia pun melihat ada yang menetes dari arah WC nya. Tetesan itu jatuh ke dalam ember besar milik Sahal.

“Apa ini?” tanyanya dengan nada hati-hati.

“Itu kotoran dari WC mu yang bocor. Aku membuangnya kala malam tiba. Hal ini telah kulakukan cukup lama. Hanya saja aku khawatir jika aku telah tiada, orang yang menempati rumah ini tidak dapat menerimanya. Bagaimana menurut pendapatmu?”

Mendengar jawaban Sahal ini, barulah ia menyadari kemuliaan akhlak Sahal. Tak ada tetangga sepertinya yang betah hidup bertahun-tahun bersamanya.

Maka ia pun menjawab: “Wahai Syaikh, engkau berinteraksi denganku seperti ini sudah lama sekali. Sedangkan aku hidup dalam kekafiran. Ulurkanlah tanganmu, aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.”

Subhanallah … tetangga Sahal itu akhirnya menjadi saudara seaqidah. Dan tak lama kemudian, Sahal pun berpulang ke rahmatullah.

[Sumber: Qashashu Ash Shalihin karya DR Mustafa Murad]

 Sahabat,..

Waktu sedang “Jaya” kita merasa banyak teman di sekeliling kita. Waktu sedang “Berkuasa” kita percaya diri melakukan apa saja.

 Waktu sedang “Tak Berdaya” barulah kita sadar siapa saja sahabat sejati yang ada. Waktu sedang “Jatuh” kita baru sadar selama ini siapa saja teman yang memperalat dan memanfaatkan kita.

Waktu sedang “Sakit” kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi harta. Manakala “Miskin” kita baru tahu jadi orang harus banyak Memberi/ Menderma & Saling membantu.

Masuk “Usia Tua” kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan. Saat “di Ambang Ajal” kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia.

Hidup tidaklah lama, Sudah saatnya kita bersama-sama membuat HIDUP LEBIH BERHARGA.

Saling menghargai, saling membantu, saling memberi, saling mendukung. Jadilah teman setia tanpa syarat … Jangan saling memotong & menggunting sesama teman…

Tunjukkanlah bahwa anda masih mempunyai Hati Nurani yang tulus. Jauhkan niat jahat untuk mencelakai atau memfitnah.

Jauhkan niat memaksa seseorang melakukan suatu hal untuk kepentingan pribadi kita. Apa yang ditabur itulah yang akan dituai.

Allah tidak pernah menjanjikan bahwa langit itu selalu biru, bunga selalu mekar, dan mentari selalu bersinar. Tapi ketahuilah bahwa Allah  selalu memberi pelangi di setiap badai, senyum disetiap air mata, Rahmat & berkat di setiap cobaan, dan jawaban di setiap doa……

Jangan pernah menyerah, terus berjuanglah, Life is so beautiful….Hidup bukanlah suatu tujuan, melainkan sebuah Perjalanan.

 Sahabat,………….

Indahnya hidup bukan karena Banyak orang mengenal kita, namun berapa banyak orang yang Bahagia mengenal kita.  Serta juga bagaimana kita bisa menyikapinya, berusaha berbuat baik juga potitif dalam bertindak adalah kunci sukses.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s